Selamat Datang

Selamat datang di Blogspot kami, baca dan nikmati berita yang ada disini, bila perlu tinggalkan komentar
Showing posts with label Gagas. Show all posts
Showing posts with label Gagas. Show all posts

Sunday, 29 May 2011

Henry Dunant ( bapak palang merah )

                             Jean Henry Dunant (1828-1910)
adalah seorang warga negara Swiss yang dikenal sebagai Bapak Palang Merah Dunia adalah pemuda yang menyaksikan perang mengerikan antara pasukan Prancis dan Italia melawan pasukan Austria di Solferino, Italia Utara pada tanggal 24 Juni 1859.

Tidak kurang 40.000 tentara terluka menjadi korban perang, sementara bantuan medis tidak cukup merawat korban sebanyak itu. Tergetar penderitaan tentara yang terluka, Henry Dunant bersama penduduk setempat mengerahkan bantuan menolong mereka. Setelah kembali ke Swiss, Henry Dunant menuangkan kesan dan pengalamannya ke dalam buku berjudul "Kenangan dari Solferino" menggemparkan Eropa.

Di buku itu Henry Dunant mengajukan dua gagasan. Pertama, membentuk organisasi kemanusiaan internasional yang dapat dipersiapkan pendiriannya pada masa damai untuk menolong prajurit yang terluka di medan perang. Kedua, mengadakan perjanjian internasional guna melindungi prajurit yang cedera dan sukarelawan serta organisasinya yang menolong saat terjadinya perang.

Pada 1863 Henry Dunant bersama keempat kawannya merealisasi gagasan tersebut dengan mendirikan komite internasional untuk nantuan para tentara yang cedera, sekarang disebut Komite Internasional Palang Merah atau Committee of The Red Cross (ICRC) merupakan lembaga kemanusiaan bersifat mandiri, sebagai penengah dan netral.


Semangat Henry Dunant inilah yang mengilhami terbentuknya Perhimpunan Nasional Palang Merah Nasional dan Bulan Sabit Merah yang didirikan hampir di setiap negara di seluruh dunia berjumlah 176 perhimpunan nasional. Sedang gagasan kedua Henry Dunant direalisasi Pemerintah Swiss dengan mengadakan konferensi Jenewa dengan menghasilkan Konvensi Jenewa (1864) yang terus dikembangkan sehingga dikenal sebagai Konvensi Jenewa 1949.

Wednesday, 9 February 2011

Albert Einstein (Penemu Teori Relativitasi)

                  ALBERT EINSTEIN


Einstein dinobatkan sebagain ilmuwan abad ini oleh majalah time pada tahun 1999. Sebuah gelar yang didasari pada pengabdiannya di bidang fisika sepanjang hidupnya. Hasil penemuannya tentang teori relativitas dianggap sebagai teori terbesar sepanjang masa.  Dengan rumus  E=mc² adalah rumus yang digunakan untuk mempelajari alam semesta dimana E = Energi , M = Massa , dan C = Kecepatan cahaya.

Einsten lahir di Ulm,Wurtemberg,100 km dari Stuttgart, Jerman Barat, pada 14 Maret 1879. Ia merupakan anak  pertama dari pasangan Hermann Einstein dan Pauline. Perkembangannya saat kecil terbilang lambandan kurang bisa bergaul, ia dikenal sebagai anak yang pemalu, suka menentang tata tertin, serta dianggap bodoh.

Sebenarnya ia cerdas dan dan berpikiran ilmiah . Ayahnya yang seorang insinyur , memang bukan pendidik ahli fisika . Saat usianya  lima tahun ayahnya membelikan kompas . Enstein selalu bertanya “mengapa jarum kompas selalu mengrah ke utara & selatan ? “

Ketika  bersekolah di  SMP  , ia mulai menampakan kecerdasannya. Akan tetapi , Einstein hanya senang dengan  pelajaran eksakta , seperti matematika & fisika yang baru dipelajari ketika berusia 12 tahun . Hari  – harinya  hanya sibuk mempelajari dua pelajaran ini.


Tahun 1896 Einstein mendapat gelar diploma , sebuah gelar yang setingkat dibawah sarjana . Selanjutnya ia bertekad melanjutkan ke perguruan tinggi . Sayang , dia tidak lolos ujian masuk . Namun setelah tahun depannya mengikuti ujian kembali ia diterima di Eidgenossische Technische Hochschule di  Zurich  meski berhasil masuk perguruan tinggi, watak malasnya belium berubah.Ia jarang megikuti kuliah yang disampaikan di dalam kelas.Sebaliknya Ia malah tekun sendirian mempelajari teori fisika. Salah seorang temannya meminjaminya catatan sehingga ia bisa lulus dari universitas itu. Tahun 1900 ia diberi izin untuk mengajar di almamaternya. Di sini ia mendiskusikan kesukaannya pada dunia sains, termasuk pada Mileva Maric, seorang warga negara Serbia yang kemudian menjadi istrinya.

Sejak tahun 1895 sampai 1905, Einstein melakukan penelitian tentang teori relativitas khusus. Karena penemuannya ini, tahun 1905 ia mendapat gelar doktor di universitas Zurich, Swiss dengan tesis yang berjudul On A New Determination of Molecular Dimensions, dan mengajar di universitas Jerman di Praha pada 1912. Tahun 1913 ia diangkat menjadi direktur Institut Fisika Kaisar Wilhlem di Berlin, Jerman. 



Karya bukunya yang monumental adalah Relativity: The Special and General theory yang terbit tahun 1916, setelah ia mempublikasikan teori relativitas relativitas umum. Saat itu para ilmuan sedang giat mempelajari teori kuantum tentang karakter fundamental materi. Ia juga berhasil menemukan teori foton cahaya. Pada tahun 1921 ia mendapat Hadiah Nobel Bidang Fisika atas penjelasannya tentang efek foto elektrik.



Sebetulnya ada tiga tesis lain yang di tulis Einstein,yang juga dianggap pantas menerima Nobel,yaitu tentang teori fotolistrik ,gerak Brownian, dan relativitas khusus. Namun, hanya tesis tentang foto elektrik (foton Cahaya) yang mendapat hadiah Nobel.Hal ini dianggap sebagai ironi,karena Einstein lebih paham tentang teori relativitas ketimbang teori lainnya. Tahun 1920,Ia memperkenalkan teori sinar laser yang kemudian di wujudkan oleh Theodore Maiman,40 tahun kemudian.


Kelebihan Einstein dalam menulis setiap tesis itu adalah ia mampu menjelaskan sebuah teori fisika , lalu mengaitkan  dengan konsekuensi logis . Eksperimen yang dilakukannya pun berhasil menghilangkan kebingungan yang dialami para fisikawan selama beberapa tahun sebelumnya . Setelah menerima hadiah Nobel , nama Einstein menjadi semakin terkenal .

Sebagai wujud penghargaan atas dedikasinya  di bidang fisika dan kimia , satuan dalam foto kimia dinamai Einstein . Unsur kimia pun ada yang dinamai  Einsteinium .

Albert Einstein , sang jenius ini, meninggal dunia pada 18 April 1955 di Princeton, New Jersey Amerika Serikat.


Phytagoras (Bapak Matematika Dunia)


Pythagoras (582 SM – 496 SM, Bahasa Yunani : Πυθαγόρας) adalah seorang matematikawan dan filsuf Yunani yang paling dikenal melalui teoramanya
Dikenal sebagai "Bapak Bilangan", dia memberikan sumbangan yang penting terhadap filsafat dan ajaran keagamaan pada akhir abad ke-6 SM. Kehidupan dan ajarannya tidak begitu jelas akibat banyaknya legenda dan kisah-kisah buatan mengenai dirinya.
Salah satu peninggalan Pythagoras yang terkenal adalah teorema Pythagoras, yang menyatakan bahwa kuadrat hipotenusa dari suatu segitiga siku-siku adalah sama dengan jumlah kuadrat dari kaki-kakinya (sisi-sisi siku-sikunya). Walaupun fakta di dalam teorema ini telah banyak diketahui sebelum lahirnya Pythagoras, namun teorema ini dikreditkan kepada Pythagoras karena ia yang pertama kali membuktikan pengamatan ini secara matematis.
Pythagoras dan murid-muridnya percaya bahwa segala sesuatu di dunia ini berhubungan dengan matematika, dan merasa bahwa segalanya dapat diprediksikan dan diukur dalam siklus beritme. Ia percaya keindahan matematika disebabkan segala fenomena alam dapat dinyatakan dalam bilangan-bilangan atau perbandingan bilangan. Terdapat legenda yang menyatakan bahwa ketika muridnya Hippasus menemukan bahwa \sqrt{2}, hipotenusa dari segitiga siku-siku sama kaki dengan sisi siku-siku masing-masing 1, adalah bilangan irasional, murid-murid Pythagoras lainnya memutuskan untuk membunuhnya karena tidak dapat membantah bukti yang diajukan Hippasus.